Sunday, 28 April 2013

Potret Kasih (1)

Bermusim ku pendam rindu, Berkurun ku bendung, Air mata dalam takungan kasih, Langkah ku atur jauh, Mengorak berjuta langkah, Tinggalkan cerita duka, Semalam... Jendela kasih terbuka lagi, Oleh terjahan angin rindu, Memaksa tumpah lagi air jernih, Dari kolam kasih, Deras menuruni pergunungan rindu, Membawa bersama.. Cebisan memori kita, Bergema , Suara mu memanggil namaku, Sayangku... jika aku tiada lagi, andaikan angin sejuk menyapa gebu pipi mu, itulah aku.. Kini... dinginnya angin sejuk itu.. menyaluti seluruh tubuhku... mungkinkah... Kekasihku... tenanglah engkau di sana, Al Fatihah ku kirim, tanda pasrah ku terima, Andai ini takdir Nya...

No comments:

Post a Comment